Karena saat ini Ryan masih merangkap sebagai wakil direktur divisi penjualan, demi kemudahan pekerjaannya, kantor departemen teknis sementara ditempatkan di sebelah divisi penjualan. Kebetulan, di samping divisi penjualan memang ada satu ruangan kosong. Saat ini sedang ada petugas yang membersihkannya.Ryan membawa Cathy masuk ke kantor direktur dan menutup pintu, lalu bertanya, "Masalah apa sampai seserius ini?"Cathy berkata, "Pak Direktur, sejujurnya ... aku ini pacar Zio. Tapi aku sudah mengajukan putus dengannya, hanya saja dia terus-menerus menggangguku ....""Kamu cuma mau bilang itu?" Raut wajah Ryan langsung menjadi muram."Bu ... bukan, bukan!" Cathy buru-buru mengibaskan tangan, ekspresinya tampak panik. Dia tipe gadis bertubuh mungil dan kurus, wajahnya polos dan manis, dengan sedikit kesan rapuh yang mudah membangkitkan rasa iba."Hmm, nggak usah terburu-buru. Ceritakan pelan-pelan," kata Ryan.Cathy melanjutkan, "Selama aku bersama Zio, aku menemukan beberapa rahasianya.
Read more