Beberapa kata terakhir itu diucapkan dengan penekanan yang sangat kuat!Tiba-tiba, Wilsen menatap mata kiri Ryan."Tsk, tsk, kalau dilihat baik-baik, karyaku dulu masih kelihatan ya! Hahaha!"Yang dia maksud tentu adalah bekas luka halus di tulang alis Ryan. Dulu, Ryan disergap oleh beberapa teman berengsek Wilsen dan dipukul di tanah. Wilsen yang memakai sepatu kulit beralas keras langsung menginjak wajah Ryan. Injakan itu bukan hanya melukai tulang alisnya, bahkan hampir membuat Ryan buta.Sejak kejadian itu, demi melindungi Ryan, Yanna tidak berani lagi berhubungan dengannya.Mengingat masa lalu itu, amarah di dalam hati Ryan sudah seperti gelombang besar yang mengamuk.Saat itu, Wilsen melihat semangkuk obat yang belum diminum habis oleh Timmy. Kilatan licik muncul di matanya."Ryan, kamu bilang mengobati pasien, tapi malah kasih pasien minum benda seperti ini?" Dia berjalan ke meja, mengangkat mangkuk obat, lalu mencium baunya."Dokter Wilsen, hati-hati!" Melisa langsung panik, ja
اقرأ المزيد