Dalam hati, Ryan menghela napas kagum. Kedua wanita ini benar-benar hasil latihan profesional. Kemampuan mereka menggoda sungguh kelas atas.Bahkan dengan keteguhan hatinya sekalipun, hanya dengan sekali melirik saja, dia merasa hampir tak mampu menahan diri."Pak Ryan waktu itu terlalu tergesa-gesa, sampai aku nggak menyadari kalau tubuhmu ternyata sebagus ini!" Sakura melangkah mendekat, membungkuk dan sedikit menekan sisi tubuh Ryan. Tangan halusnya memercikkan air kolam, lalu meneteskan percikan ke dada Ryan.Di sisi lain, Yumi juga mendekat. Dia duduk di samping Ryan, lalu tersenyum tipis sambil berkata, "Pak Ryan, malam ini nginap di sini saja ya?""Ya, aku nggak pergi! Waktu itu aku malah nyesal setelah pergi! Hahaha!" Ryan tertawa lepas.Setelah itu, kedua wanita itu bermain air dan bercengkerama dengan Ryan, bak pasangan romantis. Sorot mata mereka penuh rayuan. Setiap gerak-gerik, bahkan senyuman dan lirikan kecil, semuanya berusaha ditampilkan sebaik mungkin untuk menggoda R
Magbasa pa