Pagi ini cerah, murid-murid berlarian ke kelas dengan wajah segar, tapi Anora justru menyeret langkah. Bukannya karena sinar matahari membakarnya, dia kebal terhadap itu, hanya saja tubuhnya terasa malas setiap kali hari dimulai. Dunia pagi terasa terlalu bising, terlalu terang, tidak cocok untuk makhluk nokturnal seperti dirinya. Dia dengan malas melangkah ke dalam kelas dan setelah sampai di tempat duduknya dia menaruh tas dengan lemas dan duduk di kursinya. ‘Kau lupa minum darahmu tadi?’ suara Ink yang memenuhi pikiran Anora. ‘Iyaa,’ Anora membalasnya singkat dan kembali memejamkan matanya. ‘Ada orang datang, jaga sikap!’ tegas Ink, meski kini berbentuk suara di pikirannya saja, tetap memancarkan aura pengawasan, membuatnya sulit untuk bersikap ceroboh di depan orang lain. Anora duduk anggun, berpura-pura main ponsel, tapi inderanya menangkap aroma darah yang menggoda. Dia haus, bagaimana bisa dia mem
Last Updated : 2025-10-21 Read more