Pagi itu, ruang briefing bawah tanah di markas RHS Intel terasa lebih sunyi dari biasanya. Lampu-lampu putih di langit-langit menyinari meja oval hitam yang melingkar, tempat Radit dan seluruh anggota Tim Bayangan duduk dengan sikap lebih serius daripada beberapa minggu terakhir. Liburan di tepi danau sudah berakhir—dan kini, mereka kembali ke dunia yang menuntut ketepatan, keberanian, dan keputusan-keputusan dingin.Pak Wira masuk sambil membawa dua map tebal dan satu flash drive. Tubuhnya tegap, wajahnya seperti biasa tanpa ekspresi, namun dari sorot matanya terlihat jelas: sesuatu besar sedang menunggu.“Selamat pagi,” ucapnya datar.“Pagi, Pak,” jawab semua hampir serempak.Pak Wira menaruh map ke meja dan menatap mereka satu per satu—Radit, Faris, Rian, Surya, Bima, Dewi, dan Aldi—sebuah tim yang dulunya hanya sekumpulan orang buangan, kini menjadi salah satu unit paling efektif yang dimiliki negara.“Aku harap kalian sudah menyimpan energi dari liburan kemarin,” katanya sambil m
最終更新日 : 2025-12-11 続きを読む