Siang itu, Ratu melangkah memasuki lobi perusahaan milik Sankara. Penampilannya tampak anggun dengan balutan pakaian dan aksesori dari berbagai merek ternama. Bukan untuk mencuri perhatian siapa pun, melainkan karena sejak dulu memang seperti itulah gaya berpakaiannya. Beberapa pasang mata sempat mengikuti langkah gadis itu, tetapi Ratu sama sekali tidak menyadarinya. Fokusnya hanya tertuju pada meja resepsionis di depan. “Permisi,” sapanya ramah sambil tersenyum kecil. “Saya ingin bertemu dengan Mas Sankara.” Resepsionis yang mengenal wajah Ratu langsung membalas senyum tersebut. “Selamat siang, Bu Ratu. Pak Sankara sedang berada di ruangannya.” “Beliau sudah berpesan, kalau Ibu datang, kami tidak perlu menghubungi beliau lagi. Ibu dipersilakan langsung menuju ruang kerja Pak Sankara.” Ratu mengangguk pelan. “Oh, begitu. Baik, terima kasih, ya.” “Dengan senang hati, Bu.” Setelah berpamitan singkat, Ratu berbalik meninggalkan meja resepsionis. Langkahnya mengarah ke der
Última atualização : 2026-07-22 Ler mais