Joanna duduk di tepi tempat tidur kayu yang besar di dalam kamar vila, masih terbungkus jaket tebal milik Damian. Matanya sembab dan merah, menatap kosong ke arah pintu balkon yang kini tertutup rapat dan terkunci.Di ruang tengah, ia bisa mendengar suara langkah kaki Damian yang mondar-mandir, sebelum akhirnya suasana menjadi sunyi.Tiba-tiba, ponsel pribadi Damian yang tergeletak di atas meja nakas bergetar hebat. Joanna tersentak. Damian segera masuk ke kamar dan meraih ponselnya. Ia melihat nomor tidak dikenal di layar.“Jangan diangkat, Damian,” bisik Joanna dengan nada memohon.Damian tidak mendengarkan. Ia menekan tombol hijau dan mengaktifkan pengeras suara. Suasana kamar mendadak mencekam. Hanya terdengar suara napas berat dan deru angin yang statis dari seberang telepon.“Tuan Damian yang terhormat,” sebuah suara muncul. Suara itu terdengar aneh, berat dan pecah, jelas menggunakan aplikasi pengubah suara di ponsel.“Pemandangan di balkon tadi sangat indah, bukan? Udara Punca
Last Updated : 2026-04-23 Read more