Amanda tidak kenal orang itu. Wajah Amanda merah dan bengkak, dengan lima bekas jari yang jelas terlihat di pipinya. Dia tampak agak kacau dan bahkan sedikit menyedihkan.Dia mengerutkan kening, menatap wanita di hadapannya dengan bingung. "Aku nggak tahu siapa kamu, kenapa kamu menamparku?"Wanita itu berpakaian mewah, berkilauan dengan perhiasan, dan sekilas terlihat bukan orang biasa.Amanda dapat menebak kira-kira siapa dia.Sampai akhirnya dia, mendengar pertanyaan-pertanyaan wartawan yang sengaja dibuat sensasional."Nyonya Gina ini ibu Farrel, benar?""Farrel sekarang koma, tapi pelaku penyerangannya nggak dihukum apa-apa. Bagaimana pendapat Nyonya tentang hal ini?""Tuduhan-tuduhan yang beredar di internet tentang Amanda itu apakah benar? Apakah dia merayu Farrel, dan karena gagal lalu ingin membunuhnya?"Pertanyaan para wartawan itu malah memperkeruh keadaan, membuat amarah Gina semakin berkobar."Ya, dia merayu anakku! Anakku masih sangat muda, menjaga kesuciannya, dan sejak
Read more