Mendengar penuturannya, Sandra semakin gelisah. "Sudah, jangan bicara lagi. Lakukan saja yang sudah kukatakan sebelumnya. Ingat, jangan sampai ketahuan.""Ya, aku mengerti."Michael menghela napas, lalu teringat sesuatu dan bertanya dengan perhatian, "Kak, kamu sekarang di mana? Beneran nggak mau pulang? Kalau kamu nggak berangkat lagi ke rumah sakit dalam waktu dekat, mungkin semua orang akan mengira kamu nggak berani muncul."Wajah Sandra tampak serius, dan kilatan kejam melintas di matanya. "Aku punya rencana sendiri, jadi jangan tanya dulu. Oh ya, sampaikan ke Ayah Ibu aku baik-baik saja.""Ya sudah." Michael menutup telepon.Sandra baru saja meletakkan ponselnya ketika seorang pelayan mengetuk pintu dan masuk, lalu berkata dengan sopan dan hormat, "Nona Sandra, Tuan Calvin sudah pulang dan ingin bertemu denganmu di bawah."Sandra pun melirik jam, ternyata sudah pukul tujuh lebih, sudah malam.Sandra bangkit dan turun ke lantai bawah.Calvin duduk santai di sofa dengan satu kaki di
Mehr lesen