Setelah menjalani perawatan darurat, Kartika berhasil selamat.Nenek Ratna terlalu terguncang dan pingsan begitu tiba di rumah sakit. Kini, setelah sadar dan beristirahat di kamar rawat, dia mengetahui kondisi Kartika dari Andini. Hatinya yang semula cemas akhirnya lega.Liliana yang mendengar kabar tersebut bergegas datang. Saat tiba di luar pintu kamar rawat, dia mendengar suara dari dalam."Sepertinya, takdir memang menentangnya. Siapa sangka dia punya golongan darah Rh negatif yang langka! Hmph, bank darah rumah sakit nggak cukup. Sepertinya, Tuhan pun ingin dia mati!""Iya, aku tadi dengar dari perawat, kondisi Amanda sangat gawat. Kalau nggak segera mendapat transfusi darah, mungkin dia akan ....""Tapi kalau dipikir-pikir, seingatku Liliana juga punya golongan darah itu ...."Andini berdiri di samping tempat tidur, mengamati raut wajah Nenek Ratna dengan hati-hati.Nenek Ratna sejak awal tidak suka kepada Liliana. Namun, selama bertahun-tahun ini, meskipun masih tidak suka, dia
続きを読む