"Kamu pasti akan baik-baik saja," gumam Dewa berdoa.Tangan Dewa masih gemetar, saat ia mencuci darah ditangannya. Lelehan air matanya masih terus berjatuhan, tanpa bisa ia hentikan.Jantungnya tidak baik-baik saja, begitu pula dengan hatinya. Ketika ia melihat keadaan Indira tadi. Bagaimana tatapan wanita itu terhadapnya, betapa kecewanya Indira. Hatinya pasti sakit, sampai kecelakaan itu terjadi. Begitu cepat dan mengenaskan, tepat di depan matanya.Setelah berganti pakaian dengan pakaian medis yang bersih, Dewa memasuki ruang operasi. Ya, karena keadaan Indira yang mengalami luka dalam di bagian kepala dan kaki, membuatnya harus dioperasi ringan. Terutama pada bagian kepala yang mengalami gegar otak, karena hantaman yang cukup keras tadi."Sebaiknya kamu tidak ikut dalam operasi ini, Dokter Dewa," kata Garry tegas."Dokter Garry, tapi saya—""Dengan tangan gemetar seperti itu, kamu tidak bisa melakukannya. Saya paham perasaan kamu, karena saya pernah kehilangan dan merasakan hal ya
Last Updated : 2026-02-13 Read more