Mansion itu terasa terlalu luas dan sunyi sejak iring-iringan mobil hitam Leon membelah gerbang. Elena berdiri di perpustakaan, namun matanya tak benar-benar membaca barisan kalimat di buku tuanya. Pikirannya tertinggal pada kecupan di dahi dan janji yang diucapkan Leon sebelum pergi."Jangan takut pada kegelapanku. Aku sedang belajar menjadi terang, karena kamu."Kalimat itu terus bergema, menghangatkan dadanya sekaligus menyisipkan rasa takut yang baru. Bagaimana jika "terang" itu padam sebelum benar-benar bersinar?Tiga jam berlalu sebelum suara menderu mobil kembali terdengar. Elena hampir berlari menuju lobi utama. Pintu besar terbuka, menampilkan sosok Leon. Kemeja hitamnya sedikit kusut, ada noda tanah di sepatunya, tapi matanya yang tajam langsung melunak saat menangkap bayangan Elena di puncak tangga."Aku kembali," ucap Leon. Suaranya serak, namun stabil.Elena tidak peduli pada protokol atau tatapan para pengawal yang masih siaga di belakang Leon. Ia menuruni tangga dan lan
Last Updated : 2026-02-26 Read more