Talia berjalan santai mengenakan kaus oversized warna abu-abu, celana training, dan rambut yang ia kuncir seadanya. Kacamata bulatnya yang berbingkai tipis turun sedikit di batang hidung, memaksanya untuk mendorongnya ke atas beberapa kali sepanjang perjalanan.Hari ini seharusnya adalah jatah libur shift kerjanya, tapi perpustakaan selalu menjadi tempat paling aman baginya.Setiap kali pikirannya ruwet, perpustakaan adalah tempat pelariannya.Begitu memasuki gedung, aroma buku lama dan debu halus yang familiar langsung menyambutnya. Pendingin ruangan bekerja sempurna, menciptakan hawa yang nyaman dan sejuk, jauh lebih tenang dibanding riuh kecil yang ditinggalkannya di rumah.Penjaga perpustakaan umum itu yang juga temannya, Mira, melambai kecil dari balik meja.“Talia? Libur, kan? Kok datang?” tanya Mira sambil terkekeh.“Kepalaku berisik. Aku butuh oksigen untuk otak,” jawab Talia datar, membuat Mira tertawa geli.Tanpa menunggu balasan lain, Talia beranjak menuju deretan rak kesuk
Last Updated : 2025-12-06 Read more