Author POV“Kenapa kita ke sini?” Iris berjalan keluar dari mobil sambil menatap mall megah di depan mereka.“Bukannya kau bilang kamu tidak membawa baju pesta? Itu sebabnya kita di sini,” jawab Easton sambil mulai melangkah. “Cepatlah, jangan buang-buang waktu…”Apa? Entah sudah untuk ke berapa kalinya ia dikejutkan oleh tingkah Easton hari ini. Pria itu selalu memutuskan sesuatu tanpa meminta persetujuannya!Kalau sudah begini, Iris tidak lagi bisa menolak. Dengan langkah terpaksa ia berjalan mengikuti Easton masuk ke dalam mall itu.Menatap punggung pria berbadan tinggi tegap itu, Iris mengakui jika Easton memang memiliki postur tubuh yang sangat bagus. Rambut hitam yang tebal serta wajah yang sangat tampan. Pantas saja selama mereka berjalan, banyak pasang mata yang melirik ke arahnya. Perempuan ataupun laki-laki semua tertarik untuk menoleh, memperhatikan penampilannya.“Ah maaf, aku tidak sengaja…” tiba-tiba terdengar pekikan seorang perempuan.Iris yang sedang melamunkan Eas
Read more