Author POVEaston melirik telepon genggam di atas meja dan meraihnya. Namun saat ia mencari nomor Iris, ia tidak menemukannya. Easton baru menyadari, ia tidak menyimpan nomor telepon Iris! Damn it! Umpatnya dalam hati dengan sedikit rasa penyesalan. Tidak dipungkiri, ia tahu persis mengapa ia tidak pernah menanyakan nomor gadis itu pada Vincent.Well, Ia tidak pernah mengira jika ia akan membutuhkannya.Siapa yang akan meyangka jika ia—CEO SDP Corp., akan menghubungi Iris—seorang karyawan magang?Easton hendak menanyakan nomor Iris kepda Vincent, namun sebelum ia sempat men-dial nomor Vincent, ia mengurungkannya.Tidak, ia tidak bisa melakukan itu, batinnya sambil menatap layar telepon. Rasa gengsi menahannya, namun rasa ingin tahu dan tak nyaman itu masih ada, menggelitik dengan perlahan menyisakan keraguan.Lalu, Easton teringat sesuatu. Dan tangannya mulai membuka sebuah aplikasi media sosial.Instagram, dan ia mengetik nama Iris.Easton ingat, siang tadi Iris sempat mengirimka
Read more