Author POV Untuk sesaat tubuh Iris menegang, menyadari betul siapa pemilik suara itu. Iris tidak bisa menyangkal keberadaan pemilik suara itu di tempat yang sama dengannya, akan tetapi sedari tadi ia berusaha untuk tidak berpapasan langsung dengannya. Namun siapa sangka, akhirnya mereka bertemu juga. Iris menarik nafas perlahan sebelum berbalik badan. "Mr. Sinclair, suatu kebetulan." Ia berucap dengan tersenyum dan penuh kepercayaan diri, sampai ia melihat sosok pria itu. Easton berdiri 1,5 meter di depannya, bertelanjang dada dan mengenakan handuk yang dililit di pinggangnya. Holy shit! Kepercayaan diri dalam dirinya runtuh seketika. Ia terkesima, gugup, cangung dan di saat yang sama ingin "throwing herself to him"--literally. Jantung Iris berdegup lebih cepat dan pipinya merona--merasa malu pada dirinya sendiri karena desiran sinful yang ia rasakan terhadap Easton. Bagaimana tidak? Tubuh atletis, dengan dada bidang dan otot-otot yang kuat dan kencang di seti
Read more