Iris POVKami berdua berhenti bergerak dan melirik ke arah smart phone di atas meja yang menyala, dan sebuah nama terlihat di layarnya."Kamu harus mengangkatnya," ujarku setelah melihat siapa yang menghubungi Easton dan menggunakan kesempatan itu untuk beranjak dari tubuh Easton.Easton menatapku. Jari-jarinya masih menempel dipinggangku. Meski ia tidak melepasnya, namun tidak pula menahannya.Aku berdiri tegak dan membenahi pakaianku sembari berbalik badan memberi Easton space untuk menjawab panggilan telepon itu.Diam-diam aku menghela nafas, mencoba menyembunyikan sikap kikuk setelah apa yang hampir saja terjadi tadi. Haruskan aku merasa lega karena telepon masuk?"Ambassador Trenton, ada yang bisa saya bantu?" Easton menjawab telepon dari Duta Besar Unified Empire.Aku bergerak menjauh, memutari ruangan kerjanya, melihat koleksi buku-buku miliknya. Ekonomi, bisnis, kepemimpinan, strategi inovasi, finansial, serta buku biografi beberapa orang yang terkenal di dunia. Beberapa
Terakhir Diperbarui : 2026-06-05 Baca selengkapnya