Iris POVAku menarik nafas dan menghembuskannya.Mataku masih terpejam, masih enggan untuk terbangun dari tidurku yang sangat nyenyak. Pikiranku sangat tenang, ringan dan tanpa beban.Sudah lama aku tidak merasa seperti ini. Seakan semua rasa terpendam, keinginan dan hasratku terpenuhi. I just feel… content—satisfied.Aku kembali menarik nafas lalu menghembuskannya, kemudian membuka mata dengan senyum di wajahku.Mataku menatap ke atas, ke arah langit-langit yang tidak familiar. Di mana aku?Keningku berkerut dan otakku mulai loading perlahan, memetakan apa yang kulihat dengan ingatan yang kumiliki. Dan perlahan ingatanku mengenalinya, mulai mengingatnya.Kamar itu.Ranjang besar dengan seprei yang lembut dan dingin.Apartemen.Burger.Lalu... Easton!Aku terkesiap. Mataku membelalak, kedua tanganku refleks menutup mulut.Seketika aku menoleh ke kanan dan kiri mencari sosoknya. Dan di sanalah dia, tidur hanya beberapa inchi jauhnya dariku.Wajah Easton menghadap ke samp
Dernière mise à jour : 2026-06-11 Read More