AUTHOR POVIris memejamkan matanya.Jantungnya berdebar kencang, dan ia menarik nafas—berusaha untuk menahan perasaan yang berkecamuk di hatinya. Dari berbagai macam perasaan yang ia rasakan saat ini, kegeraman dan kegelisahan adalah yang paling mendominasi.Sebelumnya, Iris merasakan berbagai macam perasaan di dadanya. Rasa khawatir, takut dan bakan keraguan. Namun setelah melihat Easton pagi ini, dan bagaimana dia bersikap terhadapnya dan Oliver, Iris merasakan kekesalan yang kian memuncak.Setelah menarik nafas dalam, Ia pun membuka pintu ruangan kerja CEO.Di dalam, Easton sedang duduk mengetik sesuatu di laptopnya. Saat pintu terbuka, ia mengangkat pandangannya dan bertemu dengan iris. Sontak jari-jarinya yang tengah menari di atas keyboard, berhenti mendadak.Pandangan mata Easton tidak bisa berpaling dari gadis yang sedang berjalan ke arahnya.Easton tidak tahu mengapa. Ada sesuatu dalam diri Iris yang membuatnya tidak bisa mengalihkan pandangan darinya—seakan-akan ia selalu
Last Updated : 2026-04-17 Read more