Aji kembali ke depan pintu OK, sudah cukup lama dan menantunya itu belum dibawa kembali ke kamar! Apakah ini artinya ... Belum sempat Aji menerka, pintu OK terbuka lebar. Sekelebat ia melihat anak sulungnya diantara beberapa orang yang mendorong bed keluar. Senyum Aji hilang, terlebih melihat wajah Gerrard memerah, banjir air mata. Aji terkesiap, ia menatap ke arah bed. Menantunya terbaring di sana, matanya terpejam dengan selang oksigen dan beberapa alat media yang dia tahu betul apa itu! "Sherly kenapa, Ge?"Ditanya begitu tangis Gerrard pecah! Aji segera mengusap-usap punggung Gerrard, berusaha menguatkan anak lelakinya ituMereka melangkah mengikuti kemana bed di bawa, kalau dari kacamata Aji sebagai dokter, Sherly tidak akan dibawa ke kamarnya, melainkan kamar lain. "Pendarahannya cukup hebat, Pa. Do'akan dia segera bisa bangun lagi." jawab Gerrard pada akhirnya. "Astaga, Ge!" Aji memekik, jadi benar dugaanya?Gerrard tidak menjawab, ia hanya mengangguk sembari terus menangi
Read more