"Sudah baik, boleh pulang, ya!" ucap Yanu sembari melepas handscoon. Baik Gerrard maupun Sherly, ia tersenyum lebar. Ada kelegaan yang tergambar di wajah mereka, membuat Yanu itu tersenyum dan menarik napas panjang. "Terimakasih udah percaya sama aku, Ge. Kutunggu kabar anak kedua, ya!" ucapnya lirih. Senyum di wajah Gerrard sontak lenyap, ia menimpuk punggung Yanu dengan gemas, membuat lelaki itu terkekeh dan balas menimpuk. "Agak trauma aku, Nu!" gumam Gerrard sembari mendengus, wajahnya kembali sedu. Yanu seketika paham, ia menepuk-nepuk bahu Gerrard dengan senyum simpatik di wajah. "Maaf kalau aku banyak kurangnya kemarin, Ge. Jangan kapok." desisnya lirih. "Dibilang bukan salah kamu, Nu." tegas Gerrard tidak tega melihat ekspresi sejawatnya itu. "Aku berterimakasih banyak sama kamu, Nu. Dari awal kehamilan sampai detik ini, kamu udah banyak banget bantuin aku sama Sherly.""Udah tugas dan kewajiban aku, kan?" Yanu tersenyum, mengulurkan tangannya ke hadapan Gerrard. "Selam
Last Updated : 2025-11-28 Read more