Menjelang malam, akhirnya acara pemotretan pun berakhir.Lampu sorot masih menggantung panas di langit-langit. Musik pelan mengalun dari speaker. Beberapa staff sibuk memindahkan properti sementara team make up artist mondar-mandir membereskan peralatannya.Dan di tengah semua itu, sosok Elena dan Reyhan, managernya terlihat sangat serasi.Elena sedang tertawa.“Baju tadi membuatku terlihat seperti anak ayam."Reyhan tertawa kecil di sampingnya.“Perhatikan perkataanmu nona,atau kita akan terkena denda."“Bayar saja." katanya acuh tak acuh.Elena menyambar minuman dinginnya lalu duduk di kursi dekat monitor.Hari itu jadwal pemotretannya cukup panjang. Namun anehnya ia tidak terlalu lelah.Mungkin karena Reyhan ada di sana. Sosok satu-satunya keluarga yg tersisa.Dulu,dia lah yang menemukan Elena saat hampir mati kedinginan di jalan. Dia yang merawat dan membawakan makanan. Membantu mengerjakan pekerjaan sekolah atau menjadi pendengar yg baik bagi segala ocehan Elena“Besok jadwalmu k
Last Updated : 2026-05-19 Read more