Ada yang aneh pagi itu. Rumah keluarga Adityawan tak setenang biasanya.Pelayan lalu lalang di koridor dengan wajah tegang, melangkah cepat, serta terdengar bisikan yang terputus begitu melihat seseorang lewat. Elena berdiri di ambang pintu kamarnya, mengernyit,namun berusaha terlihat tak perduli.Gerakan tubuhnya terlihat santai, tapi instingnya sudah menangkap sesuatu yang ganjil. Ia melangkah keluar, turun tangga dengan santai, seolah tidak peduli—padahal matanya menangkap segala hal yang terjadi. Di ruang makan, meja sudah tertata rapi. Sarapan sudah tersedia seperti biasa,namun kursi yang biasanya Naras tempati kosong. Elena mengambil segelas smoothies strawberry lalu meneguknya pelan. “Se—selamat pagi, Nona…” sapa salah satu pelayan sembari meletakkan sepiring sandwich ke atas meja. Elena mengunyah sebentar, lalu bertanya santai, “Naras kemana?” Pelayan itu langsung kaku. “Tu—Tuan Naras… dia...." "Tuan Naras masih diruang kerja,nona." Suara Arman muncul dari belakang. E
Last Updated : 2025-10-11 Read more