Suasana di ruangan Direktur Utama sore itu berubah total. Aroma disinfektan rumah sakit yang biasanya netral kini tercampur dengan wangi parfum Lidya yang samar, menjadi afrodisiak memabukkan yang merasuki indra Dr. Alvin Mahawira. Desah napas berat keduanya memecah kesunyian, bersahutan dengan degup jantung yang berlomba."Alvin… tolong berhenti," Lidya menghiba, suaranya melemah di antara tarikan napasnya yang terputus-putus. Sebagian dirinya, sang dokter profesional yang disiplin, menjerit memintanya berhenti, mendorong pria di atasnya. Namun tubuhnya? Tubuhnya kini terasa begitu asing, terbelenggu, seolah terbius dan kehilangan seluruh kemampuannya untuk bergerak, untuk melawan. Keinginannya samar, suapanya tak berarti, seluruh protes dari otak logisnya kini tenggelam dalam lautan hasrat yang tak lagi asing baginya.Alvin mengerang, permohonan Lidya seperti bensin yang disiramkan ke kobaran api di dalam dirinya. Punggung tangannya mengusap pipi Lidya dengan sentuhan lembut, seolah
Last Updated : 2025-12-13 Read more