Hari demi hari, tingkah Arini semakin membuat Arlina gelisah.Kadang Arini pulang tengah malam.Kadang baru muncul keesokan harinya.Bahkan pernah sampai tiga hari Arini tidak pulang.Setiap kali ditanya, jawabannya selalu sama."Urusan kerja."Lama-lama Bu Laila juga tidak lagi bertanya.Yang penting Arini masih pulang dan membawa uang.Setiap kali Arini menyerahkan uang, Bu Laila hanya tersenyum."Wah, anak Ibu yang paling cantik. Terima kasih, ya, uangnya."Arini biasanya hanya tersenyum."Iya, Bu."Tidak ada pertanyaan tentang dari mana uang itu.Tidak ada pertanyaan kenapa Arini sering pulang larut malam.Bagi Bu Laila, selama Arini membantu kebutuhan rumah, ia memilih tidak ikut campur.Berbeda dengan Arlina.Semakin lama, Arlina justru semakin yakin bahwa ada sesuatu yang disembunyikan kakaknya.Malam itu, sekitar pukul dua dini hari, Arini kembali keluar rumah.Arlina yang masih terjaga langsung bangun.Ia melihat dari balik jendela ketika sebuah mobil berhenti di depan rumah.
Read more