"Tapi tadi kamu beneran buat aku takut... lagian siapa yang mau nyakitin aku, sih? Kita udah di Bali loh, aku gak punya musuh selama disini." Bibir Alana mengerucut lucu. Pipinya sedikit menggembung, persis seperti anak kecil. "Sudahlah. Tidak usah dipikirkan lagi, semuanya sudah ku bereskan. Mulai sekarang kamu hanya perlu percaya padaku, kalau aku bilang jangan artinya jangan. Sejauh ini mana pernah aku menyakitimu, kan?" Alana mengangguk kecil. "Ayo keluar."Arash menggenggam tangan Alana, mengajaknya berjalan di sekitar villa. Udara Bali yang terasa hangat, angin laut mengusap kulit mereka, dan cahaya matahari yang mulai naik membuat pemandangan sekitar begitu menenangkan.Villa tempat mereka menginap benar-benar seperti resort pribadi. taman hijau luas, kolam renang jernih, pepohonan tropis yang tersusun rapi, dan dari kejauhan terdengar suara ombak pelan.Alana tersenyum kecil.Ia merasa seperti hidup di dunia lain yang penuh keindahan. Mereka berhenti di tepi kolam renan
Terakhir Diperbarui : 2025-11-29 Baca selengkapnya