"Oh, pintarnya Alden!" Hari itu Leo, Elisa, dan Bik Imah membawa Alden ke rumah sakit untuk divaksin. Setelah semua masalah selesai, Elisa bisa keluar lagi dengan bebas tanpa takut dikejar wartawan gosip. Bahkan ia makin sering membawa Alden keluar dan banyak orang yang mengagumi ketampanan serta kepintaran anak mereka itu. "Pintar sekali, disuntik tidak menangis," seru Bik Imah. "Akhh!" Alden berteriak sambil terus menatap bekas suntikan di lengannya, seolah bingung apa yang baru saja terjadi pada dirinya. "Papapa, auw auw!" "Iya, Sayang, Papa di sini. Tidak apa, Alden jagoan Papa!" Leo langsung meminta menggendong anaknya itu lalu membawanya keluar dari ruangan dokter, sedangkan Elisa lanjut berkonsultasi. "Sudah selesai, sekarang kita bisa pulang," seru Elisa saat ia sudah selesai berkonsultasi. "Anak Mama pintar sekali!" puji Elisa lagi yang membuat Alden terkekeh begitu senang. "Beratnya juga naik banyak, Sayang," sahut Leo. "Itu karena dia pintar makan. Kata Ibuku, dulu w
Ler mais