Clara berbagi tenda dengan Lily dan Yena. Ruangannya cukup luas untuk menampung setidaknya dua orang lagi.Setelah Yena tertidur, hanya Liy dan Clara yang tersisa.Lily tiba-tiba menoleh dan berbisik, "Kakak Ipar."Clara juga menoleh, "Ada apa?""Misalnya, hm, aku bilang misalnya ya. Kalau kamu nggak memaafkan kakakku, apa kamu akan bersama dengan Niel?"Clara menoleh untuk melihatnya. "Akhir-akhir ini, kamu sering sekali menyebut nama Niel.""Ma ... masa?" Lily terkekeh dan berbalik, melihat ke luar tenda. "Bukankah hanya beberapa kali saja?"Clara tersenyum. Dia memahami maksud Lily, tetapi tidak membongkarnya. "Meskipun aku nggak bersama Jason, aku juga nggak akan bersama dengan Niel.""Kenapa?" tanya Lily dengan bingung. "Bukankah dia sudah cukup baik?""Setiap orang punya definisi 'baik' yang berbeda. Menurutku dia baik, tapi ini hubungan yang lebih dari sekadar persahabatan, bukan cinta romantis. Kalau aku berpikir dia baik dan aku harus bersamanya karena hal itu, lantas apa aku
اقرأ المزيد