“Kanjeng Pangeran! Apa yang Anda lakukan?!” teriak Raden Cakrasurya.Amarahnya membara karena saat hendak keluar kediaman, ia dihadang oleh Pangeran Atmajaya.“Apa yang aku lakukan?” Pangeran Atmajaya mendengus.“Tentu saja sedang menegakkan hukum,” sambungnya.Berbekal surat penangkapan yang diberi stempel RATU BADRA, Pangeran Atmajaya membawa lima ratus orang bersamanya. Ia mengepung kediaman sang Senapati sekaligus ayah Putri Mahkota.Sang Senapati mengeluarkan pedangnya. “Jangan keterlaluan! Bagaimanapun juga, aku adalah ayah ....”“Ayah si Putri Mahkota yang sedang dipenjara,” ejek Atmajaya.Perhatian sang Pangeran terfokus pada pedang yang ada di tangan Raden Cakrasurya. Pedang itu, mirip seperti pedang yang digunakan oleh lelaki yang menyerangnya semalam.“Jadi itu kamu, ya?” gumam Pangeran Atmajaya.Lelaki itu membuka kotak yang berisi surat
Read more