Celia kembali berkeliling, menyisir setiap sudut rumah dengan ketenangan yang mengerikan. Langkahnya teratur, matanya awas mencari setiap jejak keberadaan perempuan itu. Dalam hatinya dia terus mengumpat, ternyata Binar sudah menguasai semua sudut rumah itu bahkan sampai ke hati penghuninya.“Perempuan sialan.”Tangannya mengambil pigura di ruang makan. Di sana ada Binar dan Ardan sedang memasak bersama, Ardan memakai celemek yang terlalu besar dengan noda tepung di hidungnya. Detik berikutnya, turun dari dinding dan masuk tempat sampah.Selanjutnya, pigura di lorong bawah. Foto keluarga yang tampak formal, Bhaga, Binar, dan Ardan berpose di depan rumah ini, Ardan berdiri di tengah sambil menggandeng tangan keduanya. Bernasib sama, dilempar masuk tempat sampah.Kemudian, foto kecil di rak buku. Dengan pigura sederhana yang memperlihatkan Binar sendirian. Kelihatannya foto itu diambil oleh Ardan karena sudutnya miring ke bawah, menangkap senyum tulus Binar dari mata seorang anak kecil.
Terakhir Diperbarui : 2026-07-22 Baca selengkapnya