"Kalau nanti Papa sama Bunda Binar punya bayi, Ardan sama siapa?"Pertanyaan polos itu membuat dua ibu yang sedang menyiapkan bunga melati saling berpandangan."Ya tetap sama Papa dan Bunda," jawab salah seorang tetangga sambil tersenyum."Nanti kalau sudah punya adik, Ardan harus jadi kakak yang baik.""Iya, harus mengalah sama adik."Ardan yang sejak tadi berdiri sambil memeluk dinosaurus kesayangannya hanya mengangguk pelan. Wajah cerianya perlahan berubah muram. Dia melangkah menjauh tanpa disadari siapa pun.Kalimat-kalimat itu terus berputar di kepalanya. Harus mengalah ... punya adik ... jadi kakak.Sesampainya di kamar, Ardan menutup pintu perlahan. Dia duduk di tepi ranjang sambil menerawang jauh, mengingat kembali kebersamaan mereka selama ini.Jari kecilnya meremas kaki dinosaurus, sambil membayangkan bila dirinya sudah punya adik. “Papa dan Bunda nanti sibuk sama adik,” gumamnya.Bibir mungilnya bergetar. "Aku akan sendirian."Detik berikutnya, dia meloncat turun dari ranj
Terakhir Diperbarui : 2026-07-13 Baca selengkapnya