Dengan wajah yang masih mengantuk, Olivia duduk di depan cermin besar yang dikelilingi lampu-lampu terang, membuat matanya semakin silau. Tepat pukul empat pagi, dia harus bertemu dengan MUA yang akan membuatnya tampil mempesona di hari spesialnya.Untuk akad nikah, Olivia tidak ingin riasannya terlalu bold. Dia hanya ingin terlihat seperti dirinya sendiri—versi paling tenang, paling siap, dan paling jujur.Di sekelilingnya, dua asisten sibuk membantu Lulu, MUA terkenal yang menjadi pilihan utama Olivia, mempersiapkan berbagai alat make-up. Lulu berdiri di hadapannya, menatap wajah Olivia seolah sedang membaca kanvas mahal.“Mbak, kalau mau merem sebentar, nggak apa-apa,” ucap Lulu dengan pengertian.Olivia tersenyum kecil, hampir tak bergerak. “Nggak bisa, Mbak. Deg-degan.”Lulu terkekeh pelan. Kapas pembersih menyentuh kulit Olivia dengan hati-hati, dingin, membawanya kembali sepenuhnya ke kenyataan.“Memangnya ada, Mbak, calon pengantin yang bisa tidur saat sedang di-make-up?” tany
Last Updated : 2025-12-30 Read more