Cassian membisu, tak punya tenaga lagi untuk menjelaskan ataupun berdebat. Serigala abu yang tadi kini sudah mendekati mereka dari arah belakang, sedangkan dari depan terpampang serigala merah berkepala tiga dengan senyuman penuh pemangsa. "Sekarang apa?" tanya Cassian dengan napas yang terputus-putus, kepalanya menoleh ke arah serigala merah itu begitu raungan keras terdengar bagai terompet perang. "Gawat! Dia memanggil pasukan serigala kak! Bagaimana sekarang!" Roa mengatup taring-taring kecilnya. Goa itu bergetar hebat, reruntuhan mulai datang satu persatu. Sedangkan dari atas bongkahan batu besar telah siap jatuh untuk menghantam tiga sosok dari mereka. Cassian membelalakkan mata, ingin menghindar namun rasanya semuanya sudah terlambat. Ia hanya bisa menutup kedua matanya berharap akan ada keajaiban. Rasa sakit atau setidaknya memar sudah ia prediksi dan harapkan. Namun, anehnya begitu ia membuka mata, ia sudah berada di area luar goa. "A-apa yang terjadi?" sela Cassian d
最終更新日 : 2025-12-14 続きを読む