“Hai, Mbak Asa, apa kabar?” sapa Elea dengan senyum hangat, atau paling tidak, hangat versi dirinya. Elegan, terukur, dan sedikit terlalu manis untuk seseorang yang baru datang.“Baik, Lea,” jawab Asara santai sambil mengaduk minumannya.Memang bukan rahasia lagi, Elea sudah lama dikenal oleh keluarga Pradipta. Sejak masa kuliah dulu dia terang-terangan tertarik pada Arvendra. Dan seiring hidup berjalan, keduanya menempuh jalan masing-masing. Menikah, bercerai, lalu kini kembali melangkah di lingkaran yang sama, tapi dengan posisi yang berbeda.Elea menarik kursi rotan tepat di sebelah Anindya. Duduknya rapi, tegap tapi santai. Gaya seseorang yang sangat sadar akan citranya.“Ini siapa?” Elea menoleh pada Anindya, menilai cepat dari ujung rambut sampai ujung kaki.“Dia Anindya. Teman Arven,” jawab Asara sebelum Raras sempat menyelipkan komentar.Teman? Label itu melayang di udara seperti sengaja ditancapkan.“Aku Elea,” balas wanita itu sambil mengulurkan tangan. Jabatannya singkat, m
Last Updated : 2025-12-12 Read more