Setelah perjalanan dua hari yang terasa tak berujung, mobil itu akhirnya berhenti di depan mansion milik Vincent. Emily menghela napas pelan. Ia menatap bangunan kokoh yang berdiri di tengah hutan.Aku kembali… di mana seharusnya aku tidak berada di sini.Pada akhirnya Emily turun dan mengikuti langkah Vincent masuk ke dalam. Begitu tiba di ruang tamu, langkahnya terhenti ketika dua gadis seusianya. Lia dan Vanessa, terlihat berjalan menghampiri.“Emily, akhirnya kamu pulang,” ujar Lia, lega.Vanessa mendekat, menatap wajah Emily lebih lama dari seharusnya. “Wajahmu…”Emily refleks menyentuh pipinya yang memar. “Tidak apa-apa. Aku mau istirahat.”Tanpa menunggu balasan, ia segera melangkah pergi, meninggalkan keduanya dan langsung menuju kamar, satu-satunya tempat yang terasa sedikit aman baginya. Setelah berada di kamar, Emily langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur. Pandangannya menatap langit-langit, mencoba melemaskan napas yang sejak tadi terasa berat. Namun belum sempat ia
Terakhir Diperbarui : 2025-11-30 Baca selengkapnya