Sudah tiga hari Raya menenangkan diri di villa itu. Tiga hari tanpa berkomunikasi dengan dunia luar. Tiga hari hanya ditemani oleh Prama yang terus berusaha menghiburnya.Tapi hari ini, setelah tiga hari merenung, menangis, dan berpikir. Raya merasa sudah cukup. Ia sudah berpikir lebih jernih. Amarahnya mulai mereda. Dan ia tahu, ia tidak bisa terus menghindar seperti ini. Ia harus bicara dengan Ares.Ia harus mendengar penjelasan suaminya langsung, tidak peduli sesakit apapun itu.Raya bangkit dari sofa, matanya mulai mencari sekeliling ruangan. "Pram, kamu lihat ponselku?"Prama yang sedang membaca koran di sofa seberang langsung mengangkat kepala. "Ponselmu? Kenapa?""Aku mau cari," jawab Raya sambil terus mencari, di bawah bantal, di meja kopi, di atas rak. "Aku yakin aku taruh di sini."Prama ikut berdiri, berpura-pura membantu mencari. Ia mengangkat bantal, membuka laci meja, bahkan melihat di bawah sofa. "Aneh, kok gak ada."Raya semakin panik. Ia mencari di kamar tidur yang ia
Terakhir Diperbarui : 2026-01-17 Baca selengkapnya