Dokter sudah membolehkan Raven keluar dari rumah sakit siang ini. Perkembangannya cukup signifikan, sehingga dia tak perlu lagi rawat inap.Sera menghela napas lega ketika mendengar keputusan itu. Dia pun hendak merapikan barang-barang Raven sebelum pulang, tapi pria itu melarangnya.“Jangan terlalu banyak bergerak, nanti kamu capek,” ucap Raven, tegas tapi dengan sorot mata lembut.Sera tidak membantah. Pada akhirnya dia hanya melakukan tugas-tugas kecil seperti menyiapkan sarapan dan obat Raven, lalu membantu pria itu membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya.Walaupun sebenarnya itu bukan tugas kecil karena setiap kali berhadapan dengan Raven, jantung Sera tak pernah aman.Oh ya, selama dua malam terakhir, Sera tidur di ranjang khusus penunggu pasien. Tapi dia tidak tidur sendirian. Raven selalu berbaring di sampingnya sampai pagi.Orang tua Raven juga sempat berkunjung lagi, tapi Sera memilih untuk menghindar saat Cantika ada di ruangan itu.Bukan. Bukan karena Sera tidak men
Baca selengkapnya