Sera menyuruh kedua adiknya masuk ke dalam rumah. Rania dan Salsa sempat mengangguk sopan pada Raven dan mengucapkan terima kasih.Sepeninggal mereka, Sera mengusap tengkuknya saat bersitatap dengan Raven.Sera merasa canggung, tapi juga bingung dalam waktu bersamaan. Lidahnya terasa kelu, karena kejutan yang Raven berikan padanya sore ini benar-benar membuat Sera tak bisa berkata-kata.“Mereka bilang, mereka akan kembali ke Jakarta hari Minggu sore,” ucap Raven seraya menatap Sera lekat, suaranya memecah keheningan di antara mereka.Suasana sore itu terasa sunyi. Hanya terdengar tonggeret yang bersuara nyaring dari pepohonan.Sera mengangguk singkat. Itu artinya dia hanya punya waktu kurang dari tiga hari bersama dengan mereka, karena kedua adiknya itu harus sekolah.“T-Terima… kasih,” ucap Sera sedikit terbata, lalu mengalihkan pandangannya ke arah lain, selain pada Raven.Raven maju mendekat, berdiri tepat di hadapan Sera, yang membuat napas Sera seketika tertahan.“Aku akan melaku
Read more