"Haa, Sherry...." Aaron menghela napas pasrah. Tapi ia tak bisa menolak. Tidak saat Sherry memandangnya dengan mata berbinar seperti itu, tidak saat bibir merah itu cemberut manja memintanya. "Kenapa? Ada yang salah dari ucapan aku? Tidak kan?" tantang Sherry, mendekat ke arah Aaron. "Bukan begitu, tapi ....""Pokoknya cium, aku mau dicium, Kak," potong Sherry dengan ekspresi manja, yang membuat Aaron tentu saja tak berdaya."Oke oke baiklah," jawab Aaron akhirnya, mendekat ke arah Sherry dan menciummya lagi, kali ini lebih dalam dan lebih lama. Sampai Sherry sendiri yang melepasnya dengan senyum puas."Bagaimana? sudah tidak merengek lagi, kan?" goda Aaron, menyentil pelan hidung Sherry, yang dibalas Sherry dengan senyuman lebar. "Hati-hati di jalan, Kakakku tersayang," ucap Sherry sambil turun dari pelukannya, melambai manja. "Pulang cepat, ya. Aku akan menunggumu."Mendengar kalimat provokatif Sherry, Aaron mengacak rambutnya gemas. "Kamu ini..." "Aku ini pacarmu kan se
最終更新日 : 2026-02-20 続きを読む