"Sayang ...." Dengan gerakan yang lembut tapi penuh kepastian, Aaron mengangkat pinggul Sherry dan memposisikannya tepat di atas keinginannya yang telah lama terpendam. Melalui kain celananya yang masih terpasang, Sherry bisa merasakan betapa kerasnya kejantanan Aaron, seperti menunjukkan dengan begitu jelas, betapa besarnya keinginan pria itu padanya. "Aku akan mencoba membuatmu nyaman, Sayang," bisik Aaron, keningnya berkeringat meskipun di dalam mobil dingin. "Tapi aku tidak bisa berjanji untuk memperlakukan kamu dengan lembut. Aku sudah menahan diri terlalu lama untuk moment moment seperti ini," lanjutnya. "Aku tidak butuh kamh perlakukan lembut malam ini, Aaron," jawab Sherry, mengejutkan dirinya sendiri dengan keberaniannya. "Aku butuh kamu... menjadi dirimu seutuhnya. Karena kalau kamu puas, aku juga akan sangat puas." Mata Aaron menyala mendengar jawaban itu. Dengan satu gerakan yang mantap, ia menurunkan Sherry ke pangkuannya, mengisi kekosongan yang selama ini h
Read more