Malam itu Zoe tidak benar-benar tidur lama. Pagi datang dengan kepala berat dan dada yang masih sesak, tapi pikirannya sudah lebih jernih. Ia bangun lebih awal, menyeduh kopi, lalu membuka laptop di meja makan. Angka-angka, jadwal, dan sisa kontrak klien memenuhi layar. Zosta belum mati belum. Zoe hari ini memastikan kemajuan Zosta hanya di rumah saja, dan dia juga menghindari sesuatu yang tak ingin terjadi seperti sebelumnya. Ketukan pelan di pintu terdengar sekitar satu jam kemudian. Kenzo berdiri di luar, kali ini rapi, tanpa hujan, membawa map tipis. Tidak ada basa-basi. Ia masuk setelah Zoe menggeser pintu sedikit, lalu langsung meletakkan map di meja. “Itu draft kerja sama. Timeline, anggaran, dan exposure media,” katanya singkat. Zoe mengangguk, membuka map, membaca. Matanya bergerak cepat. Ini masuk akal. Terlalu masuk akal untuk ditolak begitu saja. Kampanye amal otomotif, wajah publik yang positif, dan sorotan media yang terkontrol. Bukan penyelamat ajaib, tapi cukup
Last Updated : 2026-01-23 Read more