Keesokan paginya, Alessia bangun dengan gerakan lambat lalu mematikan alarm yang berbunyi bersamaan dengan suara ombak yang menghantam bibir pantai.Sudah satu bulan lebih dia tinggal di tempat itu, dan ritme hidupnya kini mulai terbentuk, begitu tenang, sederhana, namun diliputi rasa kosong yang tidak pernah benar-benar hilang.Alessia mandi cepat, merapikan rambutnya menjadi ponytail rendah, lalu mengenakan seragam restoran: kaus putih dan apron biru laut.Setelah memastikan pintu terkunci, ia berjalan menyusuri jalan kecil yang mengarah ke restoran pinggir pantai. Pagi masih sepi, hanya beberapa warga lokal yang sedang bersiap membuka toko.Setibanya di restoran, dia menyapa rekan kerja lainnya juga pemilik restoran tersebut.“Pagi, Nyonya Lila,” ucap Alessia sambil tersenyum.“Pagi, Alessia,” jawab Lila dengan ramah. “Kau datang lebih awal lagi. Sudah siap untuk hari yang ramai?”“Aku selalu siap, Nyonya,” jawab Alessia ringan.Beberapa pekerja lain juga melambaikan tangan. Mereka
Last Updated : 2025-12-09 Read more