Begitu Alessia melangkah masuk ke rumah itu, belum sempat ia menutup pintu sepenuhnya, sesosok tubuh kecil sudah menerjangnya dengan pelukan yang begitu erat.“Alessia!”Gabby memeluknya sekuat tenaga, wajahnya tertanam di bahu Alessia seolah takut wanita itu akan menghilang lagi jika dilepas.Pelukan itu hangat dan penuh rindu yang tertahan terlalu lama. Alessia terkejut sejenak, lalu membalasnya, merangkul tubuh Gabby dengan kekuatan yang sama.“Aku sangat merindukanmu, Alessia,” ucap Gabby dengan suara bergetar. “Amat sangat rindu.”Alessia menghela napas panjang, matanya terasa panas. “Aku juga, Gab. Aku merindukanmu,” jawabnya jujur. “Kalau dipikir-pikir, baru kali ini aku berpisah jauh dan lama denganmu.”Gabby mengangguk dengah cepat. “Ya. Kau benar.”Leonardo berdiri beberapa langkah di belakang mereka, hanya memperhatikan. Melihat putrinya memeluk Alessia seperti itu membuat dadanya terasa sesak, antara lega dan bersalah.Gabby akhirnya melepaskan pelukan itu, tapi tangannya
Terakhir Diperbarui : 2025-12-16 Baca selengkapnya