Sore harinya, Shin akhirnya dibebaskan dari penjara bawah tanah pusat. Begitu keluar dari pintu utama, cahaya matahari yang menyambutnya terasa sedikit asing. Selama hampir dua minggu, ia hanya berada di dalam ruang interogasi yang tertutup dan sempit. Kini, langit terbuka terbentang luas di atas kepalanya, udara sore terasa lebih bebas, dan suara aktivitas kota kembali terdengar di sekelilingnya.Shin berhenti sejenak. Ia mengangkat wajah, membiarkan cahaya sore menerpa wajahnya sebelum memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana.Tidak jauh dari sana, sebuah mobil hitam telah menunggu dan Vito berdiri di sampingnya. Begitu melihat Shin, pria itu segera membungkuk sedikit dan membukakan pintu belakang.“Bos, akhirnya Anda keluar.” Vito tersenyum lega. “Bagaimana kabar Anda?”Shin meliriknya sekilas sebelum berjalan mendekati mobil. “Aku baik-baik saja.”Vito pun memuji, “Bos benar-benar hebat, di dalam penjara pun Bos masih tetap terlihat berkarisma.”Shin berhenti tepat di depan
Read more