“Maaf ya. Mobil ini tiba-tiba ngambek, nggak bisa selesai diperbaiki dalam waktu singkat. Gimana kalau kamu ganti mobil lain?” Shanaya terpaksa menuruni mobil.Shanaya menatap mobil yang lalu lalang di depan sana. Keningnya seketika berkerut. Sekarang sedang jam pulang kerja. Jangankan taksi di jalanan, sepertinya taksi online juga sulit untuk dipanggil.Saat Shanaya sedang merasa gelisah, sebuah mobil sedan hitam berhenti perlahan di pinggir jalan. Jendela mobil turun dengan perlahan menunjukkan lekuk wajah jelas Rafael. Terlihat juga aura elegan di wajahnya. Tatapannya menyapu ke sisi taksi di samping.“Apa mobilnya rusak?”Shanaya mengangguk. “Emm, mogok.”“Nggak gampang untuk dapat taksi di sekitar sini.” Rafael menunjuk bangku samping pengemudi dengan alami. “Kalau kamu nggak keberatan, aku bisa antar kamu.”Ketika melihat kondisi jalan padat di depan sana, Shanaya hanya ragu sejenak, lalu mengangguk. “Oke, kalau begitu, sudah merepotkan Pak Rafael.”Shanaya membuka pintu mobil, l
Read more