"Aku tahu mereka sudah lakukan banyak hal yang menyakitimu. Kalau kamu bersedia keluarkan surat pemberian maaf, aku akan kasih kamu kompensasi 2 triliun. Aku juga akan buat mereka datang dan minta maaf langsung kepadamu. Mau itu syarat apa pun, selama bisa kupenuhi, aku akan menyetujuinya."Setelah mendengar ucapan Stanley, Shanaya menyela dengan tawa dingin. "Demi Devina, Pak Stanley benar-benar rela melakukan apa saja, ya. Sayang sekali, aku nggak inginkan apa pun darimu!"Seusai berbicara, Shanaya berbalik untuk pergi. Dia tidak ingin tinggal sedetik lebih lama pun dengan Stanley.Stanley secara refleks meraih pergelangan tangan Shanaya. "Shanaya, dengarkan dulu aku dengan tenang!"Akhir-akhir ini, Stanley telah banyak berpikir. Dia tiba-tiba menyadari bahwa menggantikan kakaknya merawat Devina tidak berarti dia harus menikahi Devina. Setelah banyak pertimbangan, dia yakin dirinya tidak mencintai Devina. Yang benar-benar membuatnya sedih dan kecewa adalah sikap acuh tak acuh dan din
Read more