Untuk sesaat, ingatan Kenward terseret kembali ke masa SMA-nya oleh pemandangan di depan mata."Kenward, kenapa kamu ada di sini?"Gianna menghentikan sepedanya tepat di hadapan Kenward. Kenward tersadar, lalu balik bertanya, "Seharusnya aku yang bertanya. Kamu ngapain di sini?""Aku janjian sama teman-teman untuk menjenguk Guru. Kan hari ini ulang tahun sekolah," Gianna mengutarakan alasan yang sudah lama dia siapkan.Hari ini, dia tampil berbeda dari biasanya. Bukan lagi gaya manis dan anggun, melainkan tampak seperti siswi SMA yang muda, cerah, dan penuh vitalitas. Dia tahu Kenward sedang memandangnya, bahkan nyaris tak berkedip."Kamu datang menjenguk Guru ... tapi nggak ajak aku?""Aku takut kamu sibuk." Gianna tersenyum meminta maaf."Untung aku diundang untuk memberi pidato. Kalau nggak, aku nggak akan melihat sisi dirimu yang seperti ini." Begitu mendengar ucapan Kenward, Gianna tahu bahwa beberapa malam tanpa tidur sebelumnya tidak sia-sia.Sebenarnya, dialah yang mengusulkan
Baca selengkapnya