Darlene akhirnya siuman setelah koma selama seminggu.Saat terbangun, pikirannya terasa terputus-putus. Dia tidak ingat sedang berada di mana, juga tidak ingat apa yang telah terjadi.Yang terlihat di hadapannya hanyalah warna putih yang asing. Dia berpikir sejenak, barulah teringat bahwa dia menerima telepon dari Panti Jompo Kasih, yang mengatakan ibunya hilang. Karena panik mencari, dia menyetir terlalu cepat dan akhirnya mengalami kecelakaan."Ibu ... ya, ibuku. Ibuku di mana?" tanya Darlene dengan panik, bahkan dia sendiri tidak tahu sedang bertanya kepada siapa."Darlene!" Tiba-tiba, dia mendengar suara Ella."Dokter! Dokter! Darlene sudah sadar!" Begitu melihat Darlene terbangun, Ella segera berlari memanggil dokter.Tak lama kemudian, dokter dan perawat datang berbondong-bondong, hampir memenuhi seluruh kamar rawat Darlene.Mendengar penjelasan dokter bahwa Darlene sudah melewati masa kritis dan pemulihannya sangat baik, Ella akhirnya menghela napas lega, bahkan tak bisa menahan
Baca selengkapnya