Adelio ingin mengalihkan pembicaraan ke topik yang lebih ringan, tetapi kata-kata terasa tersangkut di tenggorokan. Pada akhirnya, Kenward yang lebih dulu membuka mulut."Adelio ...."Mendengar namanya dipanggil, Adelio langsung duduk tegak, refleksnya mirip murid SD yang dipanggil guru."Menurutmu, Darlene mencintaiku?""Hah?"Pertanyaan Kenward membuat Adelio benar-benar tertegun. Tanpa pengantar apa pun, tiba-tiba langsung masuk ke topik setajam ini. Adelio tak bisa menahan diri untuk menimbang-nimbang jawabannya di dalam hati.Kalau bicara jujur, dari sudut pandang mana pun, Darlene jelas terlihat sangat mencintai Kenward.Kenward punya uang, rupa, kemampuan, juga kepribadian. Tidak mencintai Kenward malah terasa aneh.Kalau ini dulu, Adelio mungkin sudah mencaci Darlene tanpa ampun, menyebutnya tidak tahu diri, terlalu percaya diri, dan penuh ilusi."Sepertinya sudah nggak cinta lagi."Adelio berbohong. Dia sendiri tidak tahu kenapa. Di dalam hatinya, dia tidak ingin Darlene menci
Read more