Darlene memperlihatkan senyum lebar, sampai Adelio merasa seluruh tubuhnya seperti tersengat listrik."Ng ... nggak ada apa-apa ...."Tidak mengerti kenapa Adelio tiba-tiba jadi gagap, Darlene berkata santai, "Sudah larut begini, kamu pasti lapar. Aku traktir makan.""Justru aku yang traktir!" Adelio mengacungkan jempol sambil menunjuk hidungnya sendiri. "Aku mungkin nggak jago apa-apa, tapi soal uang, aman."Darlene tertawa mendengar ucapan Adelio. Karena Adelio bersikeras mentraktir, dia pun tidak menolak. Mereka berkendara menuju Harro Mart, pusat perbelanjaan kelas dunia yang sangat bergengsi.Melihat cara Adelio melangkah, jelas dia sudah sering datang ke sini. Dengan cekatan dia membawa Darlene ke restoran tujuan mereka. Karena Darlene mengatakan dia bebas makan apa saja, Adelio memilih restoran prasmanan."Seafood di sini enak banget, terutama kaki kepiting raja Alaska, itu benar-benar wajib dicoba ...."Darlene mengikuti Adelio masuk sambil mendengarkan ocehannya yang tidak ada
Ler mais